Pengalaman KKN: Pelatihan Digital Marketing Syariah untuk UMKM Desa Kragan

 


https://unusa.ac.id/

Saya dan teman-teman saya (Aqilah, Salsabilah, Diva Divya, Hamidati Khoirinnisa, Syifak Fatichul, dan saya sendiri Zhafirah Dwi Kahla Gyrah) sebagai mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) berkesempatan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) di Desa Kragan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Salah satu kegiatan utama yang kami lakukan adalah pelatihan pemasaran digital untuk UMKM, dengan tujuan membantu para pelaku usaha agar mampu memasarkan produk secara lebih efektif, kreatif, dan sesuai dengan prinsip syariah.


Pemaparan Konsep Dasar Digital Marketing Syariah

Pada Kamis (9/5/2025), kami mengadakan pelatihan yang dimulai dengan pemahaman dasar tentang digital marketing. Kami bersama dosen pembimbing, Bapak Mukhtar Adinugroho, S.E., M.SEI, menjelaskan bahwa pemasaran digital tidak hanya soal strategi agar produk laku, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika bisnis Islami.

Peserta dikenalkan dengan konsep halal branding, yaitu strategi pemasaran yang menekankan pada kehalalan produk, kebersihan proses produksi, serta transparansi informasi. Kami ingin mengingatkan bahwa keberhasilan usaha tidak semata diukur dari penjualan, melainkan juga dari keberkahan dan keberlanjutan bisnis.


Mengenalkan Media Sosial sebagai Alat Promosi

Setelah memahami konsep dasar, kami mengajak peserta untuk menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business sebagai sarana promosi.

Materi yang kami sampaikan antara lain pentingnya konten visual, strategi branding, serta cara membangun citra produk yang menarik di dunia digital. Karena sebagian besar peserta masih awam, kami membuat sesi ini interaktif agar mereka bisa langsung mencoba.


Serunya Belajar Desain dengan Canva

Sesi berikutnya adalah pelatihan desain grafis menggunakan aplikasi Canva. Peserta kami latih membuat pamflet, logo, hingga desain kemasan produk. Canva dipilih karena mudah digunakan dan gratis, sehingga bisa langsung dipraktikkan tanpa hambatan.

Antusiasme peserta terlihat jelas. Mereka membuat desain sesuai produk masing-masing, dan hasilnya cukup baik untuk digunakan dalam promosi online maupun offline. Kami merasa senang melihat semangat mereka beradaptasi dengan teknologi baru.

Modul Digital untuk Keberlanjutan

Agar pelatihan tidak berhenti di satu pertemuan saja, kami menyusun modul digital berisi panduan penggunaan Canva serta strategi dasar digital marketing. Modul ini dibagikan kepada peserta sehingga mereka dapat terus belajar dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Bagi kami, program ini bukan sekadar kegiatan KKN, tetapi pengalaman berharga untuk belajar bersama masyarakat. Harapan kami, pelatihan ini menjadi titik awal bagi UMKM Desa Kragan untuk naik kelas secara digital sekaligus menjalankan praktik bisnis yang halal, adil, dan penuh keberkahan.

Postingan populer dari blog ini

Digitalisasi proses belajar mengajar diunusa diera pandemi

it's me

generasi muda berintegritas anti korupsi